Categories
Pendidikan

Pengertian Lisensi

Pengertian Lisensi

Pengertian Lisensi

Definisi Lisensi

Lisensi adalah cara melisensikan penerima lisensi untuk penggunaan dan penggunaan kekayaan intelektual yang sering disertai dengan kompensasi hak cipta dalam periode tertentu dan dalam periode tertentu [16]
Menurut Pasal 14 Undang-Undang Republik Indonesia No. 19 tahun 2002, itu adalah lisensi yang disetujui oleh lisensi, yang dikeluarkan oleh pemilik hak cipta untuk beriklan dan / atau beriklan ke pihak lain. atau Anda dapat membuat ulang karya Anda atau hak produk terkait dalam kondisi tertentu.

Lisensi dapat berupa proses hukum sukarela atau wajib. Lisensi sukarela adalah salah satu cara yang dipilih pemegang Hak Kekayaan Intelektual untuk memberikan hak kepada pihak lain berdasarkan kontrak hak ekonomi untuk eksploitasi. Lisensi wajib biasanya merupakan cara untuk memberikan hak ekonomi yang disyaratkan oleh hukum, terlepas dari apakah pemilik menginginkannya.

 

Perundang – Undangan dan Perjanjian Lisensi

Banyak perjanjian lisensi teknologi di negara berkembang diatur oleh undang-undang yang melindungi hak kekayaan intelektual dan hukum investasi. Pemerintah akan memeriksa apakah perjanjian lisensi sesuai dengan [17]:

Perjanjian hukum;
Menurut Pasal 1313 KUH Perdata, itu adalah tindakan yang disetujui oleh suatu perjanjian, yang dilakukan oleh satu atau lebih orang untuk satu orang atau lebih.

Pasal 1338 KUH Perdata mengatakan:

Semua perjanjian hukum berlaku untuk mereka yang menjadikannya sebagai hukum.
Terlepas dari perjanjian antara kedua pihak, perjanjian tidak dapat ditarik atau alasan uang yang ditentukan oleh hukum cukup.
Perjanjian harus dibuat dengan itikad baik.

Mengenai keabsahan kontrak yang diatur dalam Pasal 1320 KUH Perdata, isinya adalah:

  • Menurut peserta.
  • Saya setuju bahwa kedua belah pihak dan para penandatangan kontrak harus menerima, menerima atau menerima poin-poin penting dari kontrak yang ditandatangani.
  • 2Kemampuan untuk membuat komitmen.
  • Pada dasarnya, siapa pun yang dewasa atau remaja dan memiliki pikiran yang sehat adalah ahli di bawah hukum.
  • Hal tertentu
  • Yang pasti adalah apa yang dijanjikan tentang hak dan kewajiban kedua belah pihak.
  • Alasan hukum. Alasan hukumnya adalah bahwa yang dijanjikan tidak boleh bertentangan dengan peraturan yang berlaku.

Selain validitas ketentuan kontrak yang dijelaskan di atas, kita juga harus mengetahui elemen-elemen kontrak di bawah KUHPerdata:

  • Elemen dasar, yaitu elemen dasar yang harus dimasukkan dalam kontrak, misalnya identitas para pihak, perjanjian dalam kontrak.
  • Unsur Naturalia, yaitu Unsur-unsur yang dianggap ada dalam suatu kontrak, meskipun para pihak tidak dengan jelas menyetujui kontrak tersebut, tidak ada cacat tersembunyi dalam objek kontrak, seperti itikad baik dalam kontrak.
  • Elemen Accedentialia, yaitu item yang ditambahkan ke dalam kontrak oleh para pihak, seperti artikel “Barang yang dibeli tidak dapat dikembalikan”. 

Hukum Hak Kekayaan Intelektual

Pada dasarnya, makna lisensi diatur oleh 7 Undang-Undang Kekayaan Intelektual Indonesia, yang terdiri dari:

UU No. 29 tahun 2000 tentang perlindungan varietas tanaman;
UU No. 30 tahun 2000 tentang rahasia dagang;
UU No. 31 tahun 2000 tentang desain industri;
Sirluit Undang-Undang Desain Desain Terpadu No. 32 tahun 2000;
Paten No. 14 tahun 2001;
UU No. 15 tahun 2001;
Undang-Undang Hak Cipta No. 19 tahun 2002

Undang-undang tentang larangan praktik monopoli dan persaingan komersial yang tidak adil No. 5 tahun 1999

Ada kontradiksi antara perjanjian lisensi di satu sisi dan UU Antimonopoli atau hukum persaingan di sisi lain. Ini karena lisensi ketat membuat Hak atas Kekayaan Intelektual tersedia untuk banyak pengguna [18], misalnya, pengembangan perangkat lunak bebas yang dapat mengurangi monopoli pencipta perangkat lunak tertentu.

Kebijakan publik dan kepentingan publik.
Penelitian kebijakan publik mencakup topik-topik seperti kesesuaian teknologi dan konten dan transfer teknologi yang ditransfer ke pemegang lisensi [19]. Misalnya, kebijakan pemerintah tentang transfer teknologi perangkat lunak.

 

Sumber : https://materi.co.id/